Energi yang ada dalam tubuh kita jumlahnya terbatas, sementara aktivitas kadang tidak mengenal batas. Apa lagi kalau mengikuti mitologi Tiongkok, ying-yang, energi yang kita miliki belum tentu positif. Padahal orang lain, seperti juga kita, selalu mengharapkan sikap positif dari orang lain. Tak pelak ketika cadangan energi kita menipis, titik emosi mudah sekali tersulut.
Saya sempat memperhatikan bayi, sepertinya energinya tidak mudah terpengaruh dengan lingkungan. Energi bayi relatif bertahan lama. Coba bayangkan, pengasuh bayi akan lebih mudah kelelahan dari pada bayi yang diasuhnya. Bayi terus bergerak, menangis, berceloteh, dan beeksplorasi. Bayi tumbuh berkembang dengan energi yang tumbuh berkembang juga. Atau apa memang karena bayi belum banyak mengenal jenis dan mengekspresikan emosi, seperti manusia dewasa?
Manusia dewasa banyak mengenal jenis dan mampu memanipulasi emosi. Energi sangat berkaitan dengan dengan hal tersebut. Bukan tumbuh energi pada manusia dewasa, melainkan mati. Semakin bertambah energi semakin surut.
Saya melihat energi yang tidak mudah mudah mati, paling pasang surut, adalah cinta.
Coba kalau semua lapisan pekerjaan, pendidikan, pengguna jalan, dan lainnya menggunakan energi cinta, maka akan lebih baiklah dunia
Saya ingin bekerja dengan cinta!










cinta pisau bermata banyak, jadi bisa kemana-mana. Hati-hati jika tepat penggunaannya bahagialah dia, jika sebaliknya yang masih bisa diperbaiki. optimislah.
thy
Oleh: YAHYA on Februari 8, 2008
at 1:56 am
Energi akan berguna dalam kehidupan ini, dan mereka ENERGI akan menuyesuaikan dengan kondisi yang akan diberi energi tiu. Energi akan berujud minyak biar mudah membawanya, tapi sebernarnya energi akan lebih bermanfaat jk berujud cahaya. wadah dan temapt akan menentukan bagmn energi akan dapat maksimal bagi umat manusia. Engergi tidak akan hilang katanya Eientin, jadi kenapa USA harus bawa minyak dari Timur Tengah ke Amirika???? Kenapa minyak itu jadikan enegi yang mudah dibawa dalam bentuk aliran listrik shgg USA hanya bawa baterai aj. Tapi belum bisa sampai skg???
Hah
Oleh: nusagama on Februari 21, 2008
at 12:13 pm